Blognya Fendi a.k.a chencrb

June 15, 2009

Observatorium Bosscha – 1923

Filed under: Fotografi — chencrb1905 @ 10:21 pm
Observatorium Bosscha - Lembang

Observatorium Bosscha - Lembang

K.A.R Bosscha copy

Observatorium Bosscha (Bangunan Utama)

Observatorium Bosscha (Bangunan Utama)

Hari ini saya dan beberapa teman saya pergi hunting foto, target kali ini adalah Observatorium Bosscha – Lembang. Lumayan hasilnya ada peningkatan, ini dikarenakan cuacanya juga sangat mendukung. Ini kali pertamanya saya mengunjungi Observatorium Bosscha , walaupun saya tidak dapat melihat langsung teropong bintangnya. Untuk masuk dan melihat teropong bintang harus ada ijin dan minimal jumlah pengunjungnya -+20 orang. Suasana disana sangat asri dan sejuk, membuat saya semakin semangat untuk bereksplorasi dengan kamera DSLR saya.

Sedikit cerita tentang K.A.R. Bosscha yang saya kutip dari (http://id.wikipedia.org/wiki/Karel_Albert_Rudolf_Bosscha)

Karel Albert Rudolf Bosscha (Den Haag, 15 Mei 1865Malabar Bandung, 26 November 1928) merupakan orang yang peduli terhadap kesejahteraan masyarakat pribumi pada masa itu dan juga merupakan seorang pemerhati ilmu pendidikan khususnya astronomi.

Pada bulan Agustus 1896 Bosscha mendirikan Perkebunan Teh Malabar. Dan pada tahun-tahun berikutnya, ia menjadi juragan seluruh perkebunan teh di Kecamatan Pangalengan. Selama 32 tahun masa jabatannya di perkebunan teh ini, ia telah mendirikan dua pabrik teh, yaitu Pabrik Teh Malabar yang saat ini dikenal dengan nama Gedung Olahraga Gelora Dinamika dan juga Pabrik Teh Tanara yang saat ini dikenal dengan nama Pabrik Teh Malabar.

Pada tahun 1901 Bosscha mendirikan sekolah dasar bernama Vervoloog Malabar. Sekolah ini didirikan untuk memberi kesempatan belajar secara gratis bagi kaum pribumi Indonesia, khususnya anak-anak karyawan dan buruh di perkebunan teh Malabar agar mampu belajar setingkat sekolah dasar selama empat tahun. Pada masa kemerdekaan Indonesia, nama sekolah ini berubah menjadi Sekolah Rendah, kemudian berubah lagi menjadi Sekolah Rakyat. Dan diganti lagi menjadi Sekolah Dasar Negeri Malabar II hingga saat ini.

Pada tahun 1923, Bosscha menjadi perintis dan penyandang dana pembangunan Observatorium Bosscha yang telah lama diharapkan oleh Nederlands-Indische Sterrenkundige Vereeniging (NISV). Kemudian ia bersama dengan Dr. J. Voute pergi ke Jerman untuk membeli Teleskop Refraktor Ganda Zeiss dan Teleskop Refraktor Bamberg. Pembangunan Observatorium Bosscha selesai dilaksanakan pada tahun 1928. Namun ia sendiri tidak sempat menyaksikan bintang melalui observatorium yang didirikannya karena pada tanggal 26 November 1928 ia meninggal beberapa saat setelah dianugerahi penghargaan sebagai Warga Utama kota Bandung dalam upacara kebesaran yang dilakukan Gemente di Kota Bandung.

Selama hidupnya, Bosscha memilih untuk tidak menikah. Pada akhir hayatnya, karena kecintaannya pada Malabar, beliau meminta agar jasadnya disemayamkan di antara pepohonan teh di Perkebunan Teh Malabar.

7 Comments »

  1. hmm nice info :) fotonya dijepret pake Picture Style yang mana Fen? udah menemukan settingan picture style yang perfect?

    Comment by tedytirta — June 16, 2009 @ 7:55 am

  2. Huaa, dr bulan lalu g pengen kesini blm kesampean..
    Harus daftar Fen kl mau masuk, kl org nya sedikit mungkin bisa lah seminggu sebelomnya,
    normal hrs 3 bulan sebelum!!! Pake teropongnya jg ga bs tiap hari tiap kunjungan..
    repot dah pokonya..

    Comment by Miss Zane — June 16, 2009 @ 10:29 am

  3. @ tedytirta : fotonya ga gue ubah2 ted, kecuali foto bangunan utamanya itu gue edit hue, saturation, dll. soalnya awannya ga jelas(mungkin harus pake Filter UV kali ted)

    @ misszane : iya jane, pas banget lagi hari senin tutup (ada perawatan rutin tiap senin) yang penting bisa foto2 aja. katanya juga kalo masuk minimal 25orang(biaya per orang @10.000 untuk malem)

    Comment by chencrb1905 — June 16, 2009 @ 10:35 pm

  4. woi gua nanya u pake Picture Style apa? bukan nanya fotonya diedit lagi gak

    Comment by tedytirta — June 16, 2009 @ 10:58 pm

  5. @ tedytirta: Sorry ga ngejawab pertanyaan, baru balik kerja cape jadi ga konsen baca commentnya. Menurut u fotonya bagus ga?(gue pake picture style settingan gue)

    Comment by chencrb1905 — June 16, 2009 @ 11:42 pm

  6. Hello there.
    Question.
    Did the observertory had any problems with the earthquake from begin september 2009??
    Greetings from Holland.
    Vincent Kerkhoven

    Comment by Kerkhoven Vincent J.J. — September 8, 2009 @ 6:50 pm

  7. @ Kerkhoven Vincent J.J : thx for visiting my blog…i think there’s no serious damage, coz the centre of the earthquake is far away from the observatory (Bandung City-Indonesia)…it was just few seconds of shaking in Bandung…

    Comment by chencrb1905 — September 18, 2009 @ 6:10 pm


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment

Blog at WordPress.com.