Blognya Fendi a.k.a chencrb

September 17, 2009

DEPTH OF FIELD (DoF)

Filed under: Fotografi — chencrb1905 @ 12:55 am

Hunting kali ini saya mencoba permainan “Very shallow depth of field” atau yang biasa disebut ruang tajam yang sangat sempit. Dengan menggunakan lensa Canon EF 50mm f/1.8 II ini saya lebih tertarik dengan permainan ruang tajam yang sangat sempit agar dihasilkan blur pada background maupun pada foreground. Blur inilah yang biasa dalam dunia fotografi dikenal dengan sebutan BOKE/BOKEH (berasal dari bahasa jepang).

Depth of Field (DoF) adalah daerah ketajaman gambar yang terekam dan terlihat pada hasil foto.  Beberapa faktor yang menentukan ruang tajam (DoF) yaitu:

  1. Bukaan Diafragma. Semakin kecil bukaan diafragma yang digunakan maka akan semakin luas ruang tajam yang dihasilkan dan sebaliknya.
  2. Jarak pemotretan. Semakin jauh jarak pemotretan maka ruang tajam yang dihasilkan pun semakin luas dan sebaliknya.
  3. Panjang fokus lensa. Semakin besar panjang fokus lensa, semakin sempit ruang tajamnya dan sebaliknya. Mengenai hal ini, pembesaran gambarlah yang lebih berperan di mana semakin gambar diperbesar, akan semakin memperjelas perbedaan antara daerah gamabr yang masih tajam dan yang tidak (blur).

Tapi sebenarnya hanya poin pertama dan kedua saja yang lebih mempengaruhi ruang tajam (DoF) pada foto yang di rekam. Berikut adalah hasil permainan ruang tajam yang sangat sempit (very shallow depth of field):

(Canon EOS 1000D) Focal Length 50 mm, ISO 400, 1/200 sec, F1.8, +0.0 EV, EF 50mm F1.8 II

(Canon EOS 1000D) Focal Length 50 mm, ISO 400, 1/200 sec, F1.8, +0.0 EV, Lens Canon EF 50mm f/1.8 II

(Canon EOS 1000D)

(Canon EOS 1000D) Focal Length 50 mm, ISO 400, 1/160 sec, f1.8, +0.0 EV, Lens Canon EF 50mm f/1.8 II

(Canon EOS 1000D)

(Canon EOS 1000D) Focal Length 50 mm, ISO 100, 1/400 sec, f1.8, +0.0 EV, Lens Canon EF 50mm f/1.8 II

September 2, 2009

Gempa bumi 7,3 SR di Tasikmalaya

Filed under: Fotografi, News — chencrb1905 @ 6:28 pm
Sesaat setelah gempa,orang-orang mulai berhambuhan keluar rumah

Sesaat setelah gempa,orang-orang mulai berhambuhan keluar rumah

Kebetulan saya dan beberapa rekan saya merencanakan untuk hunting foto hari ini dan saya sedang menunggu di rumah salah satu rekan saya untuk  dijemput dengan mobil oleh rekan saya yang lain. Ketika sedang berbincang-bincang dan rekan saya sedang memotret, tiba-tiba terasa goncangan pertama pelan tapi sangat dirasakan oleh saya dan kemudian goncangan berikutnya terasa lebih kencang dan membuat semua yang sedang berada di teras rumah rekan saya panik begitupula tetangga-tetangga yang berada disekitar rumah rekan saya berhamburan keluar rumah dan berteriak GEMPA, GEMPA !! Ini adalah pengalaman kedua saya dengan gempa bumi, tapi kali ini benar-benar sangat panik karena sangat kencang  sekali goncangan. Gempa yang saya rasakan di Bandung pukul 14.55 WIB dan sesaat setelah gempa, saya menyalakan TV di rumah rekan saya untuk mencari informasi mengenai gempa tadi. Metro TV langsung menayangkan breaking news mengenai informasi gempa. Pusat gempa berada di laut  142km barat daya Tasikmalaya dengan magnitude 7,3 Scala Richter pada kedalaman 30km dan berpotensi terjadi tsunami. Menurut informasi yang saya dapat, gempa pada pukul 14.55 WIB tadi dirasakan juga di Jakarta hingga Bali dan memakan korban jiwa baik yang meninggal dunia maupun yang terluka.

*)Sumber data gempa:

http://www.bmg.go.id/60gempa.bmkg?Jenis=URL&IDS=9279258135813849788

Blog at WordPress.com.